Skip to main content

Ada Canda dan Tawa, KPU Jeneponto Sukses Gelar Debat Kandidat

kpu jeneponto
Debat publik kedua Pilkada Jeneponto di Hotel Singgasana, Jl Sultan Hasanuddin, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (11/5/2018) malam (IST) 


KABAR.NEWS, Makassar - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jeneponto dianggap sukses menggelar debat publik kedua Pilkada Jeneponto di Hotel Singgasana, Jl Sultan Hasanuddin, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (11/5/2018) malam. 

Meski debat publik yang disiarkan secara langsung stasiun TVRI itu berlangsung alot, namun semua pasangan calon bersikap bersahabat dengan calon lainnya.

 

kpu jeneponto
Debat yang dimoderatori Fauziah Erwin tercipta suasana canda tawa sesama kandidat yang hadir

 

Terlebih dalam sesi tanya jawab, acara debat yang dimoderatori Fauziah Erwin tercipta suasana canda tawa sesama kandidat yang hadir, nomor urut 1 Mulyadi Mustamu-Muh Kasmin MS (Mukmin Bisa), nomor urut 2 Muhammad Sarif-Andi Tahal Fasni (Syafaat), nomor urut 3 Iksan Iskandar-Paris Yasir (Siap) dan nomor urut 4 Baharuddin Baso Jaya-Isnaad Ibrahim (Barani Uranta)

"Debat publik yang digelar KPU Jeneponto ini sangat menarik sekali dan tidak seperti yang tergambarkan bahwa Jeneponto dikategorikan zona merah. Ini sangat menarik sekali, ada canda tawa. Apalagi ini kan serumpun, keluarga juga," jelas Fauziah. 

Sukses menggelar debat, Komisioner KPU Jeneponto Bidang Sosialiasi SDM dan Parmas, Samsuddin juga memberikan apresiasi kepada moderator yang mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Tak hanya itu, isu yang berembus bahwa salah satu calon bakal tidak hadir dalam debat kali ini tidak terbukti. 

 

kpu jeneponto
Empat kandidat Pilkada Jeneponto tampil memaparkan program kerjanya

 

"Alhamdulillah, semua pasangan calon Bupati Jeneponto dan Calon Wakil Bupati Jeneponto 2018-2023 lengkap semua. Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak, terkhusus kepada masyarakat Jeneponto, tim sukses, dan petugas keamanan hingga debat ini berlangsung aman dan sukses," tandas Samsuddin.

Sebelumnya dalam debat terbuka sesi pertama mengambil tema "Membangun Daerah Melalui Penegakan Hukum dan Pelayanan Publik untuk Kesejahteraan Masyarakat" digelar di Gedung Sipitangari, Senin 16 April lalu. 

Sedangkan untuk debat publik kedua yang baru saja dilaksanakan dengan tema "Pembangunan Infrastruktur, Pengembangan Sumber Daya Manusia yang Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan dan Inklusi. 

  • Hardi