Skip to main content

"Hujan" Batangan Emas 3 Ton Senilai Rp 6 T Hebohkan Rusia

emas
Batangan emas yang jatuh dari langit di Rusia.


KABAR.NEWS - Rusia dihebohkan dengan jatuhnya batangan emas dengan berat total 3 ton dari pesawat kargo. Dilansir The Guardian, Jumat (16/3/2018), emas yang jatuh berasal dari tambang emas Kupol di daerah terpencil, Chukotka. 


Emas yang jatuh diangkut oleh pesawat kargo Antonov yang kemudian singgah di Yakutsk untuk mengisi bahan bakar. Tambang emas Kupol dijalankan oleh perusahaan asal Kanada, Kinross Gold. Juru bicara Kinross Gold di Rusia, Stanislav Borodyuk telah memberikan pernyataan kepada Fairfax Media. 


"Semua muatan sudah dikumpulkan, tidak ada yang tersisa," ungkapnya. 


Ia menyebut batangan emas yang jatuh merupakan dore, paduan semimurni dari emas dan perak. Dore diangkut dari tambang ke kilang untuk pemurnian lebih lanjut. 


Aparat daerah menyatakan bahwa total ada 172 batang seberat total 3,4 ton yang berhasil ditemukan. Pesawat kargo itu sendiri membawa muatan seberat 9 ton.


"Hanya bagian emas yang jatuh," sebutnya.  


Jatuhnya Dore tersebut akibat pintu pesawat mendadak terlepas ketika hendak lepas landas. Mengetahui pintu terlepas, pesawat tersebut akhirnya kembali mendarat di Bandara. 


Kehebohan terjadi saat batangan emas jatuh dari langit di Rusia. Tak tanggung-tanggung, totalnya ada 3 ton emas yang jatuh.


'Hujan' emas itu terjadi di kota Yakutsk, Rusia. Seperti dilansir ABC News, Jumat (16/3/2018), emas batangan itu berasal dari sebuah pesawat. 


Peristiwa ini berawal dari sebuah pesawat kargo yang lepas landas dari bandara di Yakutsk pada Kamis. Pesawat itu membawa muatan berupa emas dan perak senilai USD 368 juta atau Rp 5,06 triliun yang dimana tiap batangan seberat 44 pound.