Skip to main content

Ramadan 1439 H, e-Commerce Indonesia Raup Untung 

e-Commerce
Ilustrasi.


KABAR.NEWS, Jakarta - Momen Ramadan dan Idulfitri 1439 H menjadi momen bagi sejumlah bisnis online atau e-commerce untuk meraup untung di tanah air. 

 

Hal ini dibuktikan dengan melonjaknya transaksi beberapa pelaku e-Commerce. Salah satunya adalah Shopee. Selama periode Ramadhan tahun ini, Shopee mencatatkan kenaikan transaksi hingga 500% dibandingkan Ramadhan tahun lalu. Selain itu, pihaknya juga mencatatkan untuk jumlah pengunjung tercatat mencapai 555 juta kunjungan. 


Baca Juga: 


"Untuk kami, e-commerce yang baru berusia kurang dari tiga tahun ini adalah sebuah prestasi tersendiri. Menjelang Hari Raya Lebaran tahun ini tren positif belanja di Shopee tetap terjaga usai kampanye Big Ramadhan Sale yang cukup sukses," kata Country Brand Manager Shopee Rezki Yanuar dikutip dari kumparan, Kamis (14/6).

Ia menjelaskan produk yang paling diminati selama momen Ramadan adalah pakaian muslim, produk kecantikan, dan juga produk elektronik. 


Ia juga mencatatkan salah satu startegi perusahaan mengerek jumlah transaksi selama periode ini yaitu dengan menggelar diskon yang berlangsung sejak 14 Mei hingga 17 Juni.


"Kenaikan volume transaksi untuk ketiga produk itu tercatat 3 lebih besar jika dibanding dengan awal Ramadhan,"ungkapnya.


Tak hanya Shopee, Bukalapak juga merasakan keuntungan selama momen Ramadan. Corporate Communications Bukalapak, Evi Andarini menyebutkan, jika transaksi penjualan di marketplace Bukalapak pun melonjak cukup tajam saat periode Ramadhan kali ini. Evi mencatat kenaikan volume transaksi lebih dari 100% dibandingkan Ramadhan tahun lalu. 


"Pada Ramadan tahun ini dibandingkan dengan bulan Ramadan tahun lalu, terjadi peningkatan jumah transaksi mencapai lebih dari 100% sedangkan dibandingkan dengan bulan pra Ramadan tahun ini peningkatan transaksi tercatat lebih dari 20%," kata Evi. 


Kendati demikian, Evi mengatakan, biasanya jumlah transaksi saat menjelang Lebaran akan mengalami penurunan. Hal ini dipengaruhi oleh masyarakat yang mulai menjalankan tradisi mudiknya, sehingga kebiasaan 
masyarakat untuk berbelanja online mulai menurun. 


"Tren transaksi menjelang lebaran atau di minggu akhir Ramadan cenderung menurun, namun tidak begitu signifikan," ujarnya.


E-Commerce lainnya, yakni Tokopedia juga merasakan hal yang sama. Marketplace yang identik dengan warna hijau ini pun mencatatkan kenaikan selama periode Ramadhan ini. 


Senior Public Relation Specialist Tokopedia, Antonia Adega menyebutkan, selama Ramadhan ini Tokopedia dikunjungi sekitar 73 juta masyarakat Indonesia. Adega juga mencontohkan 1 kali transaksi saat ramadhan sama seperti transaksi 5 tahun di Tokopedia.