Skip to main content

Kemenhub Prediksi Ada Peningkatan 10 Persen Penumpang Pesawat

Kemenhub
Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub, Agus Santoso.


KABAR.NEWS, Jakarta - Memasuki H-2 mudik lebaran Idul Fitri 1439 H, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan seluruh pesawat terbang dalam kondisi layak terbang. 


Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Udara Kemenhub, Agus Santoso menyebutkan seluruh pesawat yang digunakan untuk arus mudik sudah melalui ramp check.


Baca Juga: 


"Untuk pesawat sendiri kami sudah inspeksi sejak sebulan-sebulannya. Kami sudah menyiapkan ramp check ke pesawat terbang jumlahnya 538 pesawat, sudah di-ramp check. Untuk pesawat terbang ini 100% diadakan ramp check," kata Agus dikutip dari detikcom, di Terminal I Bandara Soekarno Hatta, Tanggerang, Banten, Rabu (13/6/2018).


Ia mengatakan pihak Kemenhub sudah menyiapkan bandara untuk mudik sejak 7 Juni lalu. Ada 36 bandara yang disiapkan.


Sejauh ini, kata Agus, cuaca untuk penerbangan masih terbilang bagus. Agus mengatakan arus mudik menggunakan pesawat sudah berlangsung sejak H-6 lalu.


"Bandara ramp check kondisi prima. Kondisi di udara secara rata-rata kita sebut lancar. Puncak arus mudik hanya single itu hari Sabtu H-6 lalu. Ini beda dengan tahun lalu, H-2 puncak arus mudik di udara, ini beda karena libur jauh sebelum lebaran," imbuhnya.


Kemenhub memprediksi pada masa mudik H-7 hingga H+7 ada 5,9 juta pemudik yang menggunakan pesawat terbang. Dia mengatakan jumlah ini naik sekitar 10-11% dibanding tahun lalu.


"Ini seat beda dengan airport. Kalau airport hitungnya penumpang naik turun kalau kita seat orang mudik itu 5,9 juta penumpang. Dibanding moda lain, udara ini paling tinggi yaitu 5,9 juta (penumpang)," kata Agus.