Skip to main content

KPU Diduga Sulap Suara Pilwalkot, Para Ketua KPPS Bontoduri Komplain

KPPS

 


KABAR.NEWS, Makassar - Ketua KPPS di kelurahan Bontoduri, Kecamatan Tamalate, Makassar secara serentak menyatakan sikap protes dengan adanya dugaan manipulasi data oleh KPU di wilayahnya dalam rekapitulasi suara pemilihan Wali Kota Makassar 2018. 


Beberapa Ketua KPPS berkumpul dan menggelar jumpa pers disebuah cafe jalan Dg Tata Makassar dan mengklarifikasi hasil input data plano C1 KPU dimana mereka menganggap tidak sesuai dengan hasil di TPS. 


Baca Juga: 


Kepada awak media, mereka memperlihatkan beberapa sampel yang menjadi perbandingan atas perbedaan atau perubahan data yang diinput oleh KPU. 

 

Ketua KPPS 006, Kelurahan Bontoduri, Irham, mengaku heran setelah melihat input data C1 melalui website resmi KPU terkait perubahan data di tempatnya. Ia juga mengatakan didatangi warga setempat yang komplain setelah screen shot hasil input KPU telah beredar luas. 


"Saya harus ikut komplain, warga berbondong-bondong mendatangi saya terkait ini. Padahal lengkap kok semua bukti hasil C1 di TPS, saya tidak ingin dituduh warga, nanti dikira saya yang bermain," ujarnya kepada KABAR.NEWS 


Bukan hanya itu, dibeberapa TPS lain di wilayah Bontoduri juga mengalami hal serupa. Sampel lain yang juga diperlihatkan yakni TPS 12, dimana C1 di TPS 120 suara untuk Appi-Cicu sementara kolom kosong 155. Namun di KPU suara Appi-Cicu 285 sementara kolom kosong 0. 


"Sudah sangat jelas adanya perbedaan yang di input KPU dengan kenyataan di TPS. Mereka hadir disini bukan karena ada paksaan tapi kehadirannya murni desakan dari rakyat yang tidak menerima hasil tangan nakal KPU. Kami ingin demokrasi di Makassar jujur dan adil, dan tidak dicampuri oleh orang yang tidak bertanggungjawab," kata Andi Yasin relawan kolom kosong yang mempasilitasi ketua KPPS wilayah Bontoduri.

  • Andi Frandi