Skip to main content

Menurut Psikolog, Ini yang Harus Kamu Lakukan Jika Pasanganmu Ketahuan selingkuh

Menurut Psikolog, Ini yang Harus Kamu Lakukan Jika Pasanganmu Ketahuan selingkuh
Ilustrasi. (Int)

KABAR.NEWS - Setiap orang pasti merasa murka jika pasangan yang dipercayainya ketahuan selingkuh.

Selingkuh menjadi penyakit yang paling rentan merusak hubungan. Tak heran, jika persentase perceraian terus meningkat. Di tahun 2016 saja, setidaknya ada sekitar 350 ribu kasus perceraian di Indonesia dan setiap tahunnya meningkat sekitar 3 persen.

Selain masalah ekonomi, salah satu faktor yang membuat perceraian terjadi adalah perselingkuhan.

Pasangan yang mengetahui suami/istrinya berselingkuh, kadang dihinggapi rasa shock hingga tak tahu langkah apa yang mesti diambil.

"Suami atau istri yang melihat sesuatu yang diduga kuat menjadi bukti perselingkungan, seperti foto, percakapan media sosial dan sebagainya, jangan langsung memastikan bahwa perselingkungan sudah terjadi," ujar Psikolog Kemang Medical Care, Rahmi Dahnan. 

Rahmi mengatakan, langkah pertama yang sebaiknya dilakukan oleh suami atau istri mengonfirmasi terlebih dahulu kepada pasangannya agar dugaan tersebut tidak keliru.

Namun jika ia sudah yakin, apalagi sudah mendapat konfirmasi dari pasangannya bahwa sudah terjadi perselingkuhan maka harus segera dibicarakan berdua dengan pasangannya. Suami atau istri perlu berkomunikasi langsung kepada pasangan dan bertanya apa yang diinginkan pasangannya untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

Kadangkala memang komunikasi tersebut tidak menemui jalan keluar dan suami atau istri butuh orang lain untuk berkonsultasi atau curhat. Dan jika hal itu dilakukan, Rahmi Dahnan menyarankan agar orang yang paling tepat diajak bicara adalah pihak keluarga dari pasangannya.

"Cari orang yang dianggap paling bisa dipercaya, seperti orang tuanya, saudara kandung atau yang lain. Yang pasti dia dianggap bisa dipercaya." katanya.

Suami atau istri yang pasangannya berselingkuh tidak perlu terlebih dahulu bercerita kepada pihak keluarga sendiri karena biasanya keluarga sendiri akan langsung memarahi pasangannya. Karena itu akan lebih baik terlebih dahulu bercerita dan meminta pendapat kepada pihak keluarga dari pasangan.

Kendati demikian, dia lebih menyarankan agar sedapat mungkin masalah ini tetap diselesaikan berdua, secara internal suami dan istri.

"Sebaiknya sih memang jangan terbuka dulu ke mana-mana, karena kadang-kadang pasangan suami-istri sudah baikan, tapi malah pihak keluarga atau orang di luar rumah tangga sendiri, merasa masalahnya belum selesai."