Skip to main content

Peringati 'AMARAH', Aliansi Mahasiswa UMI Bakal Gelar Zikir Bersama

Peringati 'AMARAH', Aliansi Mahasiswa UMI Bakal Gelar Zikir Bersama
Peringatan AMARAH. (KABAR.NEWS/Defri)

KABAR.NEWS, Makassar - Dalam rangka memperingati tragedi April Makassar Berdarah (Amarah), Aliansi Mahasiswa Universitas Muslim Indonesia UMI Makassar akan menggelar dzikir dan doa bersama untuk mengenang para korban dalam tragedi yang terjadi pada tahun 1996 silam.

Menurut salah satu pengurus Aliansi Mahasiswa UMI, Muhammad Firman, pihaknya kali ini melakukan tradisi berbeda dari tahun sebelumnya dan juga untuk menciptakan suasana kampus yang bernuansa religius dalam memperingati tragedi Amarah.

"Kita akan merespon Amarah ini dalam bentuk zikir dan kita akan mendoakan para korban-korban amarah,"kata Mahasiwa Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI),  Selasa(24/4/2018).

Untuk lokasi pelaksanaan dzikir sendiri, Firman mengaku belum bisa memastikan di mana zikir akan digelar, pasalnya hingga berita ini diturunkan pihak pimpinan kampus UMI belum merespon untuk kegiatan ini.

dfa

Namun ia mengatakan akan tetap menggelar dzikir di sekitaran wilayah kampus UMI. "Kalau informasi untuk melakukan kegitan di dalam kampus, sampai saat ini kami belum mendapat kepastian, dan kami juga sempat mendapat informasi dari keamanan kampus bahwa setiap orang yang akan masuk di dalam kampus itu sangat susah dan dijaga ketat,"sambungnya.

"Kami akan tetap menggelar zikir malam ini, Selasa (24/4/2018) meskipun pihak kampus tidak mengizinkan, alternatifnya mungkin di masjid Universitas 45 atau di depan kampus,"pungkasnya

Selain itu, menurut Firman kegiatan dzikir ini telah diwacanakan pada tahun 2017 lalu oleh pimpinan kampus dengan mengeluarkan surat edaran yang mengimbau kepada seluruh mahasiswa berkegiatan yang lebih positif.

"Ini merupakan tawaran dari pihak birokrasi kampus dalam merespon Amarah dan ini sudah ditawarkan sejak tahun lalu,"pungkasnya.

Seperti yang diketahui, pada tanggal 23-24 April 2018, pihak birokrasi kampus UMI meliburkan seluruh mahasiswa termasuk kegiatan akademis dan kegiatan organisasi.

  • Defri Ferdiansyah