Skip to main content

Situs Lendir.org Pikat Pelanggan Gunakan PSK Berseragam SMA

SMA
Ilustrasi. (INT)

 

KABAR.NEWS, Jakarta - Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap NMH (34) dan EDL (29). Keduanya diketahui terlibat dalam jaringan prostitusi online di situs Lendir.org. Dalam penangkapan, polisi ikut menyita barang bukti berupa dua stel seragam SMA.

 

Menurut polisi, seragam SMA ini merupakan salah satu cara bagi kedua muncikari ini untuk menggaet pelanggan. PSK yang mereka tawarkan akan mengenakan seragam bak siswi SMA, yang mana akan menimbulkan daya tarik tersendiri untuk beberapa klien mereka.

 

"Tergantung kliennya, tergantung permintaan, kalau kepinginnya menggunakan pakaian (SMA) itu makanya kan dibawa terus," kata Kasubdit 1 Dittipid Siber Bareskrim Polri Kombes Dani Kustoni di kantornya, seperti dilansir Kumparan.com, Jumat (8/6/2018) kemarin.

 

Dani mengatakan, dalam penangkapan EDL di sebuah hotel di Jakarta Pusat, ia ditangkap beserta 5 orang wanita, yang masih berusia 18 tahun. "Saat penangkapan pelaku EDL, kami juga mengamankan 5 orang korban (PSK) yaitu AR alias Abay, AN alias Ica, WKA alias Caren, EA alias Yoan dan AU alias Hera," katanya.

 

Kelimanya, kata Danyi, beralamat di Bandung dan berusia 18 tahun. Sementara, di situs tersebut disebutkan umur kelimanya 16 tahun. Selain itu, keduanya juga memiliki peranan yang berbeda. NMH berperan sebagai admin yang membuat situs tersebut, sementara EDL adalah salah seorang mucikari yang menjadi anggota dalam Forum yang tersedia di situs itu.

 

"Dari patroli siber kita temukan situs yang menyediakan konten porno, cerita porno, gambar-gambar termasuk forum dengan 150 ribu anggota dan beberapa link-link mucikari yang menawarkan jasa termasuk anak di bawah umur," kata Dani.

 

Dani juga menuturkan situs tersebut telah ada sejak 2012. Dari bisnis ini, keduanya meraup keuntungan yang cukup besar. "Keuntungan yang diperoleh NMH adalah Rp 108 juta per 3 bulan. Sementara untuk EDL keuntungan yang diperoleh adalah Rp 116 juta per 3 bulan," jelas Dani.