Skip to main content

Survei Terbaru Poltracking, Jokowi Masih Unggul dari Prabowo 

jkw
Hasil survei Poltracking (IST)
 

KABAR.NEWS, Makassar - Lembaga survei Poltracking merilis hasil survei terbarunya berkaitan dengan kontestasi Pemilihan Presiden 2019 mendatang, Minggu (18/2/2018).

 

Survei tersebut dilakukan mulai pada tanggal 27 Januari sampai 3 Februari 2018. Sedangkan metodologi yang digunakan, metode stratified multistage random sampling, dengan jumlah sampel survei 1200 responden, margin orang error ada pada 2.8 persen dan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen. 

 

Berdasarkan data hasil survei , untuk tingkat elektabilitas antara Presiden Jokowi dengan Prabowo Subianto, dengan simulasi dua kandidat calon presiden. Jokowi masih unggul jauh dari Ketua Umum Gerindra, dengan elektabilitas sebagai calon presiden mencapai 57.6 persen, sedangkan Prabowo 33.7 persen dan tidak tahu atau tidak menjawab sebanyak 8.7 persen. 

 

Sementara itu saat dipasangkan Jokowi dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), AHY hanya meraup 13.0 persen dan Jokowi semakin meningkat ke angka 64.7 persen, Anies Rasyid Baswedan (14.6), Jokowi (64.8), Gatot Nurmantyo (13.6), Jokowi (65.7), dan Jusuf Kalla berada diurutan paling bawah dengan angka (6.9) dan Jokowi (65.7). 

 

"Jika kandidat hanya dua (simulasi) maka Jokowi Widodo (Jokowi) (57.6%) lebih unggul dari Prabowo Subianto (33.7%). Dengan menyisahkan undecided voters (belum menentukan pilihan) 8.7 persen. Data ini menunjukkan bahwa Jokowi dan Prabowo masih menjadi dua figur capres terkuat pada Pilpres 2019," ungkap rilis hasil survei tersebut. 

 

Sementara saat disimulasikan dengan 3 kandidat calon presiden, Jokowi masih unggul jauh dari penantangnya. Jokowi berada di angka (57.8 persen) sedangkan Prabowo (32.6) dan AHY (1.7). Jokowi (57.7), Prabowo (32.3) dan Anies Rasyid Baswedan (2.0). Jokowi (57.9), Prabowo (31.5) dan Gatot Nurmantyo (2.3). Jokowi (57.5) Prabowo (32.5) dan Jusuf Kalla (1.8)

 

"Jika kandidat ada 3 (simulasi) seperti yang disebutkan di atas Joko Widodo (Jokowi) (57.8%) dan Prabowo Subianto (32.6%) dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) (1.7%). Data ini menegaskan bahwa hanya ada dua kandidat calon presiden yang relatif kuat saat ini yakni Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto," 

 

Berdasarkan simulasi kandidat calon presiden dari lembaga survei Poltracking, elektabilitas Jokowi masih unggul dari penantang terberatnya Prabowo Subianto. Kemudian disusul Anies Baswedan, Agus Harimurti Yudhoyono, Gatot Nurmantyo dan Jusuf Kalla. 

 

Jika dilihat berdasarkan data Poltracking ini, maka pada Pilpres 2019 mendatang, Jokowi diprediksi akan menang untuk periode keduanya. 

 
  • Ruslan