Skip to main content

Usai Lebaran, Pilot Garuda Ancam Akan Kembali Aksi Mogok Kerja

Garuda Indonesia
Garuda Indonesia.


KABAR.NEWS, Jakarta - Polemik antara manajemen PT Garuda Indonesia (Persero) dengan karyawan dan pilot yang tergabung dalam sekretariat bersama serikat karyawan Garuda Indonesia kembali melayangkan ancaman untuk menggelar aksi mogok kerja. 


Rencananya aksi mogok kerja akan dilakukan setelah arus mudik dan balik lebaran Idul Fitri 1439 H atau pada minggu kedua Juli 2018 nanti. Hal itu disampaikan melalui keterangan pers.


Baca Juga: 


Dalam surat tersebut, terdapat sejumlah poin yang disampaikan yang ditandatangani oleh Presiden Pilot Garuda (APG) Ahmad Irfan dan Ketua Umum Serikat Karyawan Garuda (SEKARGA) Bintang Hardiono.


Dalam surat itu tertulis, Menindaklanjuti pemberitahuan kami sebelumnya perihal rencana aksi mogok yang akan dilakukan oleh Asosiasi Pilot Garuda (APG) dan Serikat Karyawan Garuda (SEKARGA) yang tergabung dalam Sekretariat Bersama Serikat Karyawan PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk, dengan ini kami sampaikan sebagai berikut : 


1. Kami menyatakan sangat mendukung kegiatan operasional untuk kelancaran arus mudik dan balik lebaran tahun 2018.


2. Kami khawatir kondisi ketidakpercayaan karyawan terhadap kepemimpinan Direksi Garuda Indonesia saat ini akan semakin berdampak terhadap kinerja perusahaan dan berpengaruh terhadap aspek-aspek lainnya.


3. Bahwa kami sangat menghormati langkah dari pemerintah di bawah Bapak Menko Kemaritiman yang membantu menyelesaikan permasalahan miss management di tubuh Garuda Indonesia yang hasilnya akan diputuskan pada Minggu pertama bulan Juli tahun
2018.


Dengan mempertimbangkan hal tersebut di atas, maka kami menyatakan akan melakukan aksi mogok paling lambat pada minggu kedua bulan Juli tahun 2018, jika belum terdapat solusi terbaik dari pihak pemerintah.